Direktur Pengembangan dan Pengelolaan Stadion Gelora Bung Karno, Mahfudin Nigara, menyatakan, renovasi rumput stadion sesuai program kerja Badan Pengelola Gelora Bung Karno (BPGBK) dan bukan untuk menghambat persiapan tim nasional Indonesia.
"Tidak benar pembongkaran rumput ini dilakukan secara tiba-tiba. Ini sudah diprogram sejak lama sebagai persiapan kami sebagai penyelenggara SEA Games. Toh, proses renovasi ini juga tidak akan mengganggu program Timnas. Bahkan rumput stadion ini sudah bisa digunakan untuk laga legenda AC Milan melawan Indonesia Oldstar, 4 September mendatang," papar Nigara.
Nigara mengaku baru pada Selasa sore menerima jadwal pertandingan resmi Timnas Indonesia dari Sekjen PSSI Tri Goestoro. Sesuai agenda itu, jelas tidak ada benturan dengan jadwal resmi Timnas.
"Kalau untuk laga uji coba, saya tidak tahu. Yang pasti saya baru kemarin sore menerima jadwal resmi Timnas dari Sekjen PSSI. Yang pasti, kami mendukung kiprah Timnas Indonesia di SUGBK," tukasnya.
Nigara menjelaskan, BPGBK akan melakukan pembongkaran (overhaul). Namun, karena keterbatasan dana dan waktu, rencana itu diubah menjadi renovasi. Apalagi, rumput matrela yang selama ini dipakai sudah 13 tahun tidak digunakan sehingga sudah banyak tercampur dengan rumput teki, embun, dan gajah mini.
"Kondisi lapangan itu memang sudah banyak yang rusak sehingga renovasi rumput tidak mungkin ditunda lagi. Bahkan pada final AFF Suzuki Cup 2010 lalu, kita seharusnya sudah tidak boleh menggelar laga di SUGBK karena kondisi lapangan sudah buruk, khususnya tanah di penjuru utara dan selatan. Beruntung saat itu kami bisa meyakinkan orang AFF sehingga final tetap digelar di SUGBK," jelas Nigara.
Setelah AFF Suzuki Cup itulah, pihak BPGBK langsung melakukan langkah persiapan. Sejak Januari 2010, Lapangan F GBK dan sebagian di Golf Driving Range dibuka dan pada Maret lalu, rumput matrela disemai. Saat ini, sekitar 4.500 m2 rumput itu telah siap dipindahkan.
"Karena ini bukan overhaul, maka kami melakukan renovasi ini juga tidak mengganti secara total. Kami melakukannya dalam tiga modul dengan masing-masing modul seluas 3,6 meter x 78 meter. Mulai Kamis (4/8/2011), kita tutup modul pertama dan selanjutnya pengerjaan renovasi ini paling telat selesai 10 Agustus mendatang sehingga ada waktu pematangan dari 11 Agustus sampai 3 September. Dengan demikian, tanggal 4 September bisa dipakai untuk laga legenda AC Milan, dan setelah itu insya Allah ke depannya tidak ada masalah," beber Nigara.
"Tidak ada itu. Yang benar langkah ini sebagai bukti bahwa kita mendukung SEA Games 2011 dan juga mendukung PSSI dalam menggelar laga kandang PPD. Itu artinya upaya ini adalah untuk mendukung bangsa dan negara ini. Daripada nanti saat diperiksa panitia SEA Games, terus rumput stadion dinilai tidak layak, lebih baik kami membuat langkah persiapan sejak sekarang. Jadi, ini persiapan menuju SEA Games dan juga laga kandang PPD," sambung Nigara.
Menurut Nigara, selain perbaikan rumput, pihak BPGBK juga akan mengganti tempat duduk di VIP Timur dengan 800 kursi single seater dan juga speaker yang berada di sekeliling stadion, serta scoring board. Untuk perbaikan ini, diharapkan pada pertengahan Oktober sudah selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar