Sabtu, 13 Agustus 2011

Cholid Goromah Tak Berhasil Temui Pemain

Niat baik Ketua Umum Persebaya hasil Musyawarah Anggota Luar Biasa (Musanglub) Cholid Goromah ketemu pemain Persebaya Divisi Utama untuk membicarakan masalah gaji mereka yang belum dibayar, bertepuk sebelah tangan. Karena dua kali dijadwalkan pertemuan, tidak ada satu pun pemain yang nongol.

Pertemuan kedua dijadwalkan pada Sabtu (13/8/2011) siang di Mess Persebaya, Jalan Karanggayam No 1 Surabaya gagal karena pemain tidak ada satu pun yang muncul. Hal itu berarti mengulangi jadwal pertemuan sehari sebelumnya.

Gaji pemain Persebaya beberapa bulan belum dibayar. Kuncoro, M Kuse in dan kawan-kawan mencoba menyelesaikan dengan Manajer sekaligus Ketua Umum Persebaya Wishnu Wardhana (sebelum dilengserkan), tetapi selalu gagal. Sampai-sampai pemain akan melaporkan Wishnu yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ke polisi melalui pengacara M Sholeh.

Melihat penderitaan pemain yang demikian, Cholid begitu dipilih jadi Ketua Umum Persebaya langsung menempatkan masalah gaji pemain ini dalam prioritas utama untuk diselesaikan.

Mengapa pemain tidak mau datang? Wastomi, Sekretaris Persebaya mengungkapkan bahwa pemain takut salah melangkah karena Cholid tidak sah menjadi Ketua Umum Persebaya. Cholid dihasilkan oleh musanglub yang cacat hukum.

Seorang pemain mengaku bahwa sebagian gajinya sudah dibayar oleh Wishnu. Sisanya akan akan diselesaikan menjelang Lebaran. Pemain itu bingung. Kalau menerima gaji dari Cholid diancam akan dilaporkan polisi. Tapi Wishnu juga tidak segera melunasi gaji pemain, katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar